Senin, 11 Mei 2026

Dongkrak Ekonomi Petani, Pasar Desa Waringin Kencana


WANARAYA – Pemerintah Desa Waringin Kencana, Kecamatan Wanaraya, Kabupaten Barito Kuala menggelar acara peresmian dan syukuran atas rampungnya pembangunan Pasar Desa Waringin Kencana. Pasar yang dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun anggaran 2025–2026 ini diharapkan menjadi urat nadi baru bagi perekonomian masyarakat setempat.

Acara peresmian ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Barito Kuala, Bapak Muhammad Mujiburrakhman, S.STP, M.Si. Turut berhadir pula TAPM Kab. Barito Kuala Bapak Supiani, SE, Camat Wanaraya, Kepala Desa Waringin Kencana Bapak Sarmuji, Kepala Desa Babat Raya, Kepala Desa Pinang Habang, unsur Polsek dan Koramil Wanaraya, jajaran pengurus BUMDes Karya Bersama, serta PD dan PLD Kecamatan Wanaraya.

Latar Belakang: Dari Sentra Tani Menjadi Pasar Desa

Pembangunan pasar ini didasari oleh profil masyarakat Desa Waringin Kencana yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Awalnya, lokasi ini menjadi tempat berkumpul untuk menjual hasil tani dan perkebunan, sekaligus sebagai pusat penyaluran pupuk bersubsidi.

Seiring berjalannya waktu, aktivitas ekonomi di lokasi tersebut berkembang pesat dengan masuknya komoditas barang sembako dan pemenuhan kebutuhan pokok harian masyarakat, hingga akhirnya bertransformasi menjadi Pasar Desa yang representatif.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas PMD Kab. Barito Kuala, Bapak Muhammad Mujiburrakhman, S.STP, M.Si, memberikan apresiasi yang tinggi atas inovasi dan kerja keras Pemerintah Desa serta masyarakat Waringin Kencana. Beliau menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional agar pasar ini memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan warga.

Lampaui Target, Kini Kelola 52 Kios

Pasar Desa Waringin Kencana sepenuhnya dikelola oleh BUMDes Karya Bersama. Menariknya, realisasi pembangunan fisik pasar ini berhasil melampaui target awal. Dari target 50 kios di tahun 2026, saat ini telah terbangun total 52 kios dengan rincian sumber pendanaan sebagai berikut:

Sumber Pendanaan

Jumlah Kios

APBDes Tahun 2025 (21 + 9 kios)

30 Kios

APBDes Tahun 2026

10 Kios

Keuntungan BUMDes Akhir Tahun 2025

12 Kios

Total Realisasi

52 Kios



Untuk operasional, pasar ini menerapkan frekuensi jualan seminggu sekali dengan tarif sewa yang sangat terjangkau, yaitu Rp.10.000 per kios untuk sekali jualan. Dengan skema tersebut, potensi pendapatan dari kontribusi per kios mencapai Rp.40.000 per bulan. Ke depan, BUMDes Karya Bersama juga sudah merencanakan ekspansi usaha dengan membangun Kolam Wisata di sekitar kawasan tersebut.

Penguatan Regulasi dan Manajemen Pasar Desa

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan pula mengenai pentingnya tata kelola administrasi berdasarkan Permendagri No. 42 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Pasar Desa. Mengingat pasar ini berada di bawah payung BUMDes, maka Tim Pengelola Pasar Desa secara otomatis akan menjadi Unit Usaha BUMDes Pasar Desa.

Namun, saat ini masih terdapat pekerjaan rumah (PR) berupa penerbitan Peraturan Desa (Perdes) Pengelolaan Pasar Desa yang di dalamnya memuat Surat Keputusan (SK) Tim Pengelola agar payung hukumnya semakin kuat.


Rekomendasi Langkah Strategis Kedepan

Untuk mengoptimalkan potensi pasar yang sudah megah ini, terdapat beberapa rekomendasi penting yang harus segera ditindaklanjuti:

  • Penerbitan Regulasi: Perdes Pengelolaan Pasar Desa dan SK Tim Pengelola harus secepatnya diterbitkan oleh Kepala Desa.
  • Pembentukan Tim Kecil (Seksi): Perlu dibentuk pembagian tugas yang spesifik di dalam struktur pengelola, meliputi:
    • Seksi Kios / Los Pasar
    • Seksi Parkir
    • Seksi Keamanan
    • Seksi Kebersihan
    • Seksi Listrik / Penerangan
  • Penyusunan SOP: Segera dibuatkan Standard Operating Procedure (SOP) Pasar Desa guna mengatur tata kelola administrasi keuangan yang transparan serta mekanisme pembagian keuntungan yang jelas bagi PADesa dan BUMDes.

Catatan Penutup: Dengan manajemen yang profesional dan dukungan regulasi yang matang, Pasar Desa Waringin Kencana siap menjadi role model bagi desa-desa lain di Kecamatan Wanaraya dalam hal kemandirian ekonomi desa. (Red)

Penulis: Tim Liputan/TAPM Kab. Barito Kuala

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar