BARITO KUALA — Pada Hari Rabu Tanggal 13 Mei 2026 Desa Pendalaman, Kecamatan Barambai, Kabupaten Barito Kuala kembali menorehkan prestasi dalam memperkuat sektor pangan lokal. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Maju Bersama, desa ini sukses menggelar Panen Raya Kegiatan Ketahanan Pangan Budi Daya Ikan Patin yang berlokasi di kolam budi daya utama berukuran 50 x 8 meter.
Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Barito Kuala, Bapak Muhammad Mujiburrakhman, S.STP, M.Si, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Barito Kuala, H. Meri Apriansyah, Tenaga Ahli Pembardayaan Masyarakat (TAPM) Kab. Barito Kuala Bapak Supiani, SE, Camat Barambai Bapak Hendera, S.Sos, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Barambai.
Sinergi dan Apresiasi dari Tingkat Kabupaten
Kehadiran para pejabat daerah dan tokoh organisasi desa ini menegaskan pentingnya program ketahanan pangan yang dikelola oleh BUMDes Maju Bersama. Kolam raksasa berukuran 50 x 8 meter tersebut tampak dipenuhi riakan ribuan ekor ikan patin siap panen yang selama beberapa bulan ini dirawat secara intensif.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas PMD Barito Kuala, Bapak Muhammad Mujiburrahman, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Pendalaman dan pengelola BUMDes.
"Apa yang dilakukan oleh Desa Pendalaman melalui BUMDes Maju Bersama adalah contoh nyata bagaimana dana desa sektor ketahanan pangan dikelola secara produktif. Kolam berukuran besar ini tidak hanya menghasilkan tonase ikan yang melimpah, tetapi juga menjadi bukti bahwa desa mampu mandiri secara pangan dan ekonomi." — Bapak Muhammad Mujiburrahman, Kepala Dinas PMD Barito Kuala
Senada dengan hal tersebut, Ketua Apdesi Barito Kuala, H. Meri Apriansyah, berharap momentum ini bisa menularkan semangat yang sama ke desa-desa lain. Kehadiran para Kepala Desa se-Kecamatan Barambai di lokasi panen raya ini sekaligus menjadi ajang studi banding dan pemotivasi untuk mereplikasi keberhasilan budi daya perikanan darat di wilayah mereka masing-masing.
Dampak Nyata untuk Desa Pendalaman
Program budi daya ikan patin ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang yang menyasar beberapa sektor penting:Peningkatan PADes: Hasil penjualan dari panen raya di kolam 50 x 8 meter ini akan masuk ke dalam kas Pendapatan Asli Desa (PADes) yang dikelola BUMDes untuk modal usaha berikutnya.
Ketahanan Gizi & Intervensi Stunting: Sebagian hasil panen dialokasikan untuk pemenuhan gizi protein warga desa setempat, mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting melalui konsumsi ikan segar.
Percontohan Perikanan Darat: Dengan ukuran kolam yang representatif, lokasi ini kini resmi menjadi pusat pembelajaran budi daya perikanan bagi desa-desa tetangga di Kecamatan Barambai.
Acara diakhiri dengan prosesi jaring bersama secara simbolis oleh Kepala Dinas PMD, Ketua Apdesi, dan para tamu undangan. Keberhasilan ini memicu rencana Pemerintah Desa Pendalaman untuk terus mengembangkan unit usaha perikanan ini, baik melalui perluasan kolam maupun diversifikasi produk olahan ikan patin ke depannya.

.jpeg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar