Selasa, 19 Mei 2026

Pastikan Dana Desa Tepat Sasaran, Tim Monev Kecamatan Belawang Tinjau Jalan Usaha Tani Desa Murung Keramat

BELAWANG – Dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran negara, tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kecamatan Belawang melaksanakan peninjauan langsung terhadap realisasi kegiatan Dana Desa Tahap I di Desa Murung Keramat pada Selasa, 19 Mei 2026.

Kunjungan lapangan ini dihadiri oleh jajaran Perangkat Kecamatan Belawang, TAPM Kab. Barito Kuala Bapak Supiani, Pj Kepala Desa Murung Keramat beserta Perangkat Desa, Pendamping Desa Kecamatan Belawang, serta Pendamping Lokal Desa (PLD) Murung Keramat.

Realisasi Fisik Melebihi Target Perencanaan

Fokus utama monev kali ini adalah meninjau proyek Peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT) yang berbatasan langsung dengan Desa Karang Buah. Proyek infrastruktur ini awalnya dianggarkan sebesar Rp 66.869.000 dengan target perencanaan sepanjang 300 meter, lebar 1,60 meter, dan tebal 0,15 meter.

Namun, berdasarkan pengukuran langsung secara bersama-sama di lapangan, tim monev menemukan realisasi fisik yang menggembirakan karena melebihi target awal, yaitu:

·         Panjang: 380 Meter (Surplus 80 meter)

·         Lebar: 2 Meter (Surplus 0,4 meter)

·         Tebal: 0,20 Meter (Surplus 0,05 meter)

Secara teknis, jalan yang sudah ada ditimbun menggunakan batu gunung. Di sepanjang sisi kiri dan kanan jalan, disusun bongkahan batu berukuran agak besar yang berfungsi sebagai pengunci agar material batu kecil di bagian atas jalan tidak terhambur keluar.

Manfaat Besar bagi Petani

Keberadaan jalan ini dinilai sangat vital bagi mendongkrak perekonomian warga setempat. Mengingat sisi kanan dan kiri jalan didominasi oleh hamparan sawah, peningkatan JUT ini secara langsung mempermudah para petani dalam mengangkut hasil panen mereka, yang sebelumnya sering terkendala akses jalur yang sulit.

Tantangan Alam dan Kontur Tanah

Meski membawa dampak positif yang besar, tim monev bersama pemerintah desa mencatat beberapa tantangan dan permasalahan yang perlu diantisipasi di kemudian hari:

1.      Kerawanan Banjir dan Rob: Di sisi jalan terdapat saluran sungai yang berfungsi mengairi sawah. Saat curah hujan tinggi atau air pasang besar, jalan usaha tani ini rawan terendam air, yang berpotensi memicu kerusakan struktural dan membuat kondisi jalan menjadi becek.

2.    Kapasitas Beban Jalan: Kontur tanah di lokasi tersebut masih tergolong lembek. Saat ini, jalan baru bisa optimal dilalui oleh sepeda motor dan gerobak, serta belum mampu menahan beban kendaraan roda 4 (mobil/truk).

Rekomendasi Tim Monev untuk Keberlanjutan Pembangunan

Guna memastikan asas manfaat jalan ini berlangsung dalam jangka panjang, tim Monev Kecamatan Belawang memberikan tiga rekomendasi penting kepada Pemerintah Desa Murung Keramat:

·      Perencanaan Berkelanjutan: Mengingat keterbatasan alokasi Dana Desa, diperlukan perencanaan yang matang dan efisiensi anggaran dari tahun ke tahun agar peningkatan kualitas JUT dapat terus dioptimalkan secara bertahap.

·       Semangat Gotong Royong: Mengimbau masyarakat sekitar dan para pemanfaat jalan untuk rutin menggelar kerja bakti. Kerusakan-kerusakan kecil sebaiknya ditangani secara swadaya tanpa harus selalu menunggu anggaran dari APBDes.

·      Pembentukan Tim Pemelihara: Pemerintah desa disarankan segera membentuk Tim Pemelihara Sarana Prasarana Desa. Kehadiran tim ini bertujuan agar masyarakat dan pengguna jalan bisa lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam menjaga serta merawat aset desa yang telah dibangun.

Secara keseluruhan, kegiatan monitoring dan evaluasi berjalan dengan lancar. Pemerintah Desa Murung Keramat berkomitmen untuk menindaklanjuti catatan dan rekomendasi dari tim monev demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Penulis: Tim Liputan/TAPM Kab. Barito Kuala
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar